Setelah sukses meluncurkan buku “Sawit, Anugerah yang Perlu Diperjuangkan” di Jakarta awal September, dilanjutkan diskusi tentang tentang sawit dari perspektif ekonomi, kehutanan dan lingkungan di UGM Yogyakarta, akhir September, IPOSS akan kembali menggelar diskusi sawit di Universitas Sumatra Utara (USU), Medan pada 4 Nopember 2024. Diskusi yang akan dilaksanakan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis tersebut akan menjadi lebih spesial karena rencananya akan dibuka oleh Rektor USU, Prof. Dr. Muryanto Amin dan
keynote speech oleh Dr. Darmin Nasution yang juga berasal dari Medan
Sebagaimana dimaklumi, kelapa sawit yang menjadi salah satu komoditas andalan Indonesia terus menjadi perbincangan baik di kalangan akademis, dunia usaha ataupun masyarakat umum. Berbeda dengan komoditas unggulan seperti batu bara, maka hilirisasi sawit bisa dibilang sangat gemilang dengan kisaran 200 produk, mulai dari minyak goreng, lipstik, biodiesel hingga bioavtur. Bahkan banyak ahli yang menyatakan bahwa potensi yang belum tergali dari sawit masih tersisa kisaran 30 persen sehingga memiliki kemungkinan pencapaian jumlah produk pada kisaran 250 jenis.
Pada saat yang sama, isu tidak sedap tentang sawit juga terus diembuskan oleh pihak-pihak dan diamini oleh sebagian masyarakat kita. Akibatnya, komoditas strategis ini menjadi produk yang relatif kontroversial, baik dari sisi hukum, ekonomi maupun lingkungan. Tentu ada yang pro dan ada yang kontra. Yang menarik adalah, tidak terlalu banyak yang tahu bahwa sawit di Indonesia melibatkan kisaran 18 juta pekerja, sebuah jumlah lapangan kerja yang tidak kecil.
Untuk mengurai potensi dan tantangan itulah maka IPOSS kembali merencanakan sebuah kegiatan diskusi tentang sawit di USU dengan tema “Palm Oil Sustainability: Law, Environmental & Agricultural Perspective” dengan menghadirkan 3 pakar sawit, yakni Prof. Abdul Rauf (USU), Prof. Yanto Santosa (IPB) dan Dr. Sadino (Universitas Al-Azhar Indonesia). Diharapkan, sebanyak 250 civitas akademika USU dan universitas lainnya di sekitar Medan dapat berpartisipasi.
Melihat animo dua diskusi sebelumnya, baik di Jakarta maupun di Yogya, diperkirakan kegiatan diskusi di Medan ini akan cukup hangat. Dalam dua hari pembukaan pendaftaran, lebih dari 100 peserta sudah terjaring dan diperklrakan akan tertutup dalam waktu sangat singkat. Bagi yang berminat untuk ikut serta dalam diskusi, kiranya bisa segera mendaftar melalui link:
https://shorturl.at/pnOue ()
