Basal stem rot (BSR) akibat Ganoderma boninense merupakan ancaman biologis paling serius bagi perkebunan sawit di Asia Tenggara, dengan kerugian tahunan mencapai ratusan juta dolar. Kajian ini bertujuan merumuskan strategi pengendalian yang efektif melalui tinjauan literatur kualitatif atas 79 publikasi periode 2020–2025 serta integrasi pengalaman praktisi. Hasilnya menegaskan bahwa sanitasi menyeluruh menjadi fondasi utama, sementara teknologi deteksi dini dan agen hayati hanya efektif bila didukung disiplin operasional. Hambatan terbesar terjadi pada pekebun kecil akibat keterbatasan finansial dan kelembagaan. Studi ini merekomendasikan penguatan standar sanitasi wajib, subsidi bagi pekebun kecil, serta reformasi layanan penyuluhan untuk menjamin keberlanjutan produksi sawit.