Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dorongan global menuju ekonomi sirkular yang menuntut industri kelapa sawit beralih dari model linear menuju sistem yang lebih efisien dan berkelanjutan. Studi ini bertujuan mensintesis bagaimana teknologi waste-to-value, strategi pemulihan sumber daya, dan model produksi tanpa limbah diterapkan dalam biorefinery sawit. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review berbasis PRISMA terhadap 34 artikel Scopus periode 2019–2025. Hasil menunjukkan bahwa implementasi ekonomi sirkular didominasi oleh konversi limbah menjadi energi dan produk bernilai tambah, didukung integrasi pemulihan air, nutrien, dan energi dalam sistem tertutup, serta berkembangnya model near-zero waste. Secara strategis, integrasi pendekatan ini meningkatkan efisiensi sumber daya, nilai ekonomi, dan kinerja lingkungan, sekaligus menjadi dasar bagi kebijakan industrialisasi sawit yang lebih berkelanjutan dan berbasis bioekonomi.