Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tekanan perubahan iklim terhadap produktivitas kelapa sawit, terutama melalui perubahan suhu, curah hujan, dan kondisi hidrologi yang memengaruhi sistem produksi. Studi ini bertujuan mensintesis bukti ilmiah mengenai dampak perubahan iklim, strategi adaptasi, serta peran sistem pengetahuan dalam membangun ketahanan produktivitas. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review berbasis PRISMA terhadap 38 artikel terindeks Scopus periode 2020–2026 . Hasil menunjukkan bahwa dampak iklim tidak bersifat deterministik, melainkan dimediasi oleh praktik manajemen dan kapasitas adaptif. Strategi seperti pengelolaan air, optimasi tanah dan nutrisi, serta penggunaan varietas tahan iklim terbukti menekan variabilitas hasil, sementara integrasi pengetahuan formal dan pengalaman meningkatkan efektivitas adaptasi. Implikasinya, penguatan sistem pengetahuan, inovasi manajemen, dan kebijakan adaptif menjadi kunci untuk mendukung tata kelola sawit yang berkelanjutan dan tangguh terhadap perubahan iklim.