Artikel yang membahas peran biomassa kelapa sawit dalam mendorong transisi menuju circular bioeconomy, seiring meningkatnya tuntutan global terhadap produksi yang rendah karbon dan efisien sumber daya. Penelitian ini bertujuan mensintesis inovasi teknologi, kerangka kebijakan, serta mekanisme pasar yang memungkinkan pemanfaatan limbah sawit menjadi sumber energi dan produk bernilai tambah. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 38 artikel ilmiah periode 2021–2025 dari basis data Scopus. Hasil kajian menunjukkan bahwa residu sawit seperti tandan kosong, cangkang, serat, dan limbah cair dapat diolah menjadi bioenergi, bioplastik, biochar, dan bahan kimia berbasis hayati melalui teknologi biorefinery. Namun, implementasi skala besar masih menghadapi kendala regulasi yang terfragmentasi, keterbatasan infrastruktur, serta integrasi pasar yang belum optimal. Studi ini menegaskan pentingnya sinergi inovasi teknologi, kebijakan yang terkoordinasi, dan penguatan pasar untuk menjadikan biomassa sawit sebagai pilar ekonomi sirkular dan dekarbonisasi industri.