Jurnal ini mengkaji perkembangan personalized nutrition sebagai pendekatan inovatif dalam penanganan Inflammatory Bowel Diseases (IBD) di tengah kemajuan genomik dan teknologi digital. Penelitian bertujuan menelaah aspek etika terkait validitas ilmiah, aksesibilitas, dan komersialisasi melalui metode literature review kualitatif. Hasil menunjukkan adanya kesenjangan bukti klinis, ketimpangan akses akibat biaya dan teknologi, serta risiko privasi data dan bias algoritma. Selain itu, lemahnya regulasi dan dominasi kepentingan komersial memperbesar tantangan etis. Studi ini menekankan pentingnya penguatan tata kelola, perlindungan data, dan akses yang adil agar inovasi dapat diterapkan secara bertanggung jawab.