Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya produksi kelapa sawit global yang menghasilkan limbah biomassa dalam jumlah besar dengan potensi ekonomi sekaligus risiko lingkungan. Studi ini bertujuan memetakan aplikasi industri, kerangka regulasi, peluang pasar, serta implikasi keberlanjutan dari valorisasi biomassa sawit. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review berbasis PRISMA terhadap 30 artikel terindeks Scopus periode 2019–2025. Hasil menunjukkan bahwa pemanfaatan biomassa didominasi oleh bioenergi dan biofuel, sementara bioplastik dan biokimia menjadi sektor berkembang dengan potensi skalabilitas tinggi. Kepatuhan terhadap standar seperti ISPO, MSPO, dan RSPO terbukti meningkatkan akses pasar dan efisiensi. Selain itu, integrasi ekonomi sirkular mampu menekan emisi dan meningkatkan efisiensi sumber daya. Implikasinya, diperlukan harmonisasi kebijakan, penguatan standar, dan pengembangan biorefinery terpadu untuk mendukung tata kelola industri sawit yang berkelanjutan.