Artikel ini mengkaji hubungan antara transformasi Industri 4.0 dan keberlanjutan lingkungan. Penelitian bertujuan menilai peluang dan risiko ekologis dari digitalisasi industri, sekaligus merumuskan strategi mitigasi terpadu bagi perusahaan dan pembuat kebijakan. Dengan metode telaah pustaka kualitatif terhadap 55 artikel ilmiah sejak 2020, studi ini menemukan bahwa teknologi seperti IoT, kecerdasan buatan, big data, dan digital twins dapat meningkatkan efisiensi energi, bahan baku, pemantauan lingkungan, serta ekonomi sirkular. Namun, manfaat tersebut tidak otomatis karena digitalisasi juga meningkatkan konsumsi listrik, kebutuhan mineral kritis, limbah elektronik, dan risiko rebound effect. Artikel ini menekankan pentingnya strategi bertahap melalui efisiensi, sirkularitas, dekarbonisasi, tata kelola data, verifikasi, dan dukungan bagi usaha kecil agar transformasi digital benar-benar mendukung transisi hijau.