Jurnal ini menelaah dinamika ketahanan kelembagaan dan penegakan hukum lingkungan di Amazon Brasil melalui pengalaman IBAMA, lembaga federal yang berperan penting dalam pengendalian deforestasi. Berangkat dari persoalan kesenjangan antara teknologi pemantauan yang maju dan lemahnya penindakan di lapangan, studi ini menggunakan qualitative literature review atas literatur akademik dan laporan kebijakan periode 2020–2026. Temuan utama menunjukkan bahwa satelit dan data deforestasi penting, tetapi tidak cukup tanpa otonomi lembaga, kredibilitas sanksi, registri lahan digital, serta keterhubungan data lingkungan dengan sektor keuangan. Praktik seperti embargo jarak jauh, daftar pelanggar, dan penghancuran aset ilegal dinilai relevan sebagai pelajaran bagi tata kelola hutan tropis lain, termasuk upaya memperkuat penegakan, transparansi, dan akuntabilitas lingkungan.