Jurnal ini menganalisis kampanye negatif terhadap minyak sawit di tengah meningkatnya sorotan global atas isu deforestasi dan keberlanjutan. Melalui Systematic Literature Review berbasis PRISMA terhadap 36 artikel (2022–2025) dari ScienceDirect, studi ini memetakan pola framing media, aktor kunci, saluran digital, serta dimensi geopolitik dan perdagangan. Temuan menunjukkan narasi lingkungan yang dominan dan diperkuat media sosial kerap bersifat selektif serta beririsan dengan kepentingan proteksionis. Implikasinya, diperlukan tata kelola berbasis bukti, harmonisasi standar keberlanjutan, dan komunikasi publik yang lebih seimbang.