Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perhatian terhadap peran asam palmitat—komponen utama minyak sawit—dalam proses metastasis kanker, di tengah kompleksitas hubungan antara metabolisme lipid dan progresi tumor . Studi ini bertujuan mensintesis bukti ilmiah terbaru mengenai mekanisme biologis yang terlibat serta menilai relevansi temuan tersebut terhadap konteks konsumsi pangan. Metodologi menggunakan Systematic Literature Review berbasis PRISMA terhadap 31 artikel terindeks Scopus periode 2020–2025. Hasil menunjukkan bahwa asam palmitat berperan dalam berbagai jalur metastasis, seperti modulasi EMT, peningkatan penyerapan lipid melalui CD36, aktivasi inflamasi, dan reprogramming metabolik. Namun, bukti klinis tidak menunjukkan hubungan kausal langsung antara konsumsi minyak sawit dan metastasis. Implikasinya, interpretasi harus kontekstual, sehingga kebijakan dan tata kelola pangan perlu berbasis bukti komprehensif yang mempertimbangkan kompleksitas sistem metabolik dan pola konsumsi.