Jurnal ini menelaah potensi Palm Oil Mill Effluent (POME) sebagai bahan baku Sustainable Aviation Fuel (SAF) di tengah tantangan dekarbonisasi sektor penerbangan dan kelangkaan feedstock global. Melalui kajian literatur kualitatif atas publikasi 2020–2025, studi ini menganalisis aspek teknologi, lingkungan, ekonomi, dan kebijakan. Hasilnya menunjukkan SAF berbasis POME mampu menurunkan emisi 65–80% dibanding avtur fosil, dengan manfaat signifikan dari penghindaran emisi metana. Kendati layak secara teknis, keberlanjutan komersialnya bergantung pada insentif kebijakan, integritas sertifikasi, dan tata kelola rantai pasok yang inklusif.