Penelitian ini dilatarbelakangi oleh volatilitas harga dan lemahnya transparansi perdagangan sawit Indonesia meski berstatus produsen terbesar dunia. Studi ini bertujuan menganalisis prospek dan tantangan pembentukan bursa komoditas sawit nasional. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 36 artikel ilmiah periode 2022–2025. Hasilnya menunjukkan tiga faktor kunci: fragmentasi regulasi, keterbatasan infrastruktur dan digitalisasi, serta struktur pasar yang oligopolistik. Meski berpotensi meningkatkan transparansi harga, efisiensi pasar, dan tata kelola, implementasinya memerlukan harmonisasi kebijakan, investasi teknologi, serta penguatan partisipasi pemangku kepentingan agar tidak memperlebar kesenjangan.