Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya Internet of Everything (IoE) yang mengintegrasikan perangkat, manusia, dan data dalam ekosistem digital kompleks, sekaligus meningkatkan risiko keamanan dan tantangan forensik. Studi ini bertujuan mensintesis isu keamanan dan forensik secara komprehensif melalui metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 28 publikasi ilmiah (2020–2025). Hasil menunjukkan enam isu utama, termasuk kerentanan arsitektur sistem, perlindungan privasi, serta kesulitan akuisisi dan pelestarian bukti digital. Solusi seperti blockchain, AI, dan sistem energi hibrida terbukti meningkatkan keamanan dan keandalan forensik, meski masih terkendala interoperabilitas, regulasi, dan efisiensi sumber daya. Implikasinya, diperlukan pendekatan “forensic-by-design”, standarisasi, serta integrasi aspek teknis, hukum, dan tata kelola untuk membangun ekosistem IoE yang aman, terpercaya, dan berkelanjutan.