Artikel ini membahas pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan sebagai isu tata kelola yang tidak hanya berkaitan dengan konservasi, tetapi juga distribusi manfaat, keadilan, dan keberlanjutan jangka panjang. Penelitian bertujuan menjelaskan bagaimana manfaat ekologis, ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan pendidikan terbentuk, sekaligus mengidentifikasi hambatan implementasinya. Dengan metode telaah pustaka kualitatif yang integratif dan interpretatif, artikel ini menelaah literatur ilmiah sejak 2020. Temuan utama menunjukkan bahwa manfaat keberlanjutan tidak otomatis terdistribusi merata karena fragmentasi kelembagaan, konflik tenurial, ketimpangan kuasa, keterbatasan data, lemahnya penegakan, dan partisipasi yang sering hanya simbolis. Artikel ini menekankan perlunya tata kelola adaptif, polisentris, berbasis ekosistem, transparan, dan adil agar pengelolaan sumber daya benar-benar memperkuat ketahanan sosial-ekologis.