Jurnal ini menelaah relasi kompleks antara ekspansi sawit, kehutanan, dan lingkungan di Indonesia dalam kerangka implementasi sawit berkelanjutan. Melalui tinjauan literatur kualitatif atas 52 sumber mutakhir, studi menganalisis pola spasial ekspansi, dampak ekologis, efektivitas tata kelola (RSPO, ISPO, dan komitmen nol-deforestasi), serta dinamika narasi publik. Temuan menunjukkan dampak sawit sangat kontekstual: konversi gambut bersifat destruktif, sementara pengembangan di lahan terdegradasi dan peremajaan dapat menekan deforestasi. Sertifikasi membantu namun belum cukup inklusif bagi pekebun kecil. Implikasinya, diperlukan perlindungan gambut, intensifikasi di lahan eksisting, dan tata kelola berbasis lanskap yang transparan dan berkeadilan.