Industri kelapa sawit menghadapi tekanan global terkait dampak lingkungan dan sosial, sehingga pendidikan dipandang sebagai instrumen strategis untuk mendorong praktik berkelanjutan. Studi ini bertujuan menganalisis peran intervensi pendidikan dalam meningkatkan adopsi keberlanjutan di sektor sawit melalui metode systematic literature review terhadap 38 artikel ilmiah (2022–2025). Hasil menunjukkan bahwa pendidikan formal, pelatihan teknis, pembelajaran komunitas, dan platform digital berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kesadaran, perilaku, dan kepatuhan terhadap standar keberlanjutan. Efektivitasnya dipengaruhi oleh relevansi lokal, kesinambungan program, dan keterlibatan pemangku kepentingan. Implikasinya, pendidikan perlu diintegrasikan dalam kebijakan dan tata kelola industri untuk mendorong transformasi berkelanjutan.