Jurnal ini mengkaji potensi Palm Oil Mill Effluent (POME) sebagai bahan baku Sustainable Aviation Fuel (SAF) dalam mendukung dekarbonisasi penerbangan global. Melalui Systematic Literature Review berbasis PRISMA terhadap 25 artikel (2019–2025), studi ini menilai jalur teknologi, kinerja lingkungan, serta hambatan ekonomi dan kebijakan. Hasilnya menunjukkan bahwa konversi berbasis digesti anaerobik yang dipadukan dengan Fischer–Tropsch atau Alcohol-to-Jet mampu menurunkan emisi 60–85%. Meski pasokan POME melimpah, pengembangannya terkendala biaya tinggi, infrastruktur terbatas, dan belum optimalnya dukungan regulasi SAF di Indonesia.