Penelitian ini mengkaji penerapan sistem otomatis untuk deteksi kematangan Buah Segar Kelapa Sawit (FFB) menggunakan teknologi kecerdasan buatan dan visi komputer. Tujuan utama penelitian adalah untuk mengidentifikasi kapan dan di mana sistem deteksi kematangan otomatis dapat diterapkan secara efektif di industri kelapa sawit. Dengan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini menganalisis 34 artikel peer-reviewed yang dipublikasikan antara 2020 hingga 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini paling efektif diterapkan pada saat terjadi krisis tenaga kerja (kekurangan 12-15%), fase transformasi digital rantai pasokan, dan ketika penundaan pemrosesan melebihi 24 jam untuk lebih dari 30% FFB yang dipanen. Temuan ini menyarankan implementasi bertahap, dimulai dari stasiun grading di pabrik dan disertai dengan investasi infrastruktur di daerah perkebunan. Penelitian ini memberikan rekomendasi kebijakan yang mengarah pada adopsi teknologi yang inklusif dan berkelanjutan.