SD Perdana Sukamara yang berlokasi jauh dari perkotaan membuat iri puluhan sekolah dasar lainnya. Pasalnya, hanya sekolah dasar itu yang berhasil meraih kategori Sekolah Penggerak di Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah. Dari asalnya tidak dikenal, sekolah dasar swasta yang baru didirikan tahun 2000 itu, kini tersohor.
Menurut laman kemdikbud.go.id, program Sekolah Penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi literasi, numerasi, dan karakter, didukung oleh SDM unggul. Meraih titel Sekolah Penggerak tentu saja tidaklah mudah, serangkaian tahapan mesti dilalui.
Kriteria Sekolah Penggerak antara lain, telah terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan (tidak ada perundungan/zero bullying), kegiatan belajar terpusat pada murid, kepala sekolah dan guru aktif mengembangkan komunitas belajar.
Di balik kesuksesan SD Perdana Sukamara ternyata ada peran besar perusahaan perkebunan. Dilansir dari cnnindonesia.com, Krisdiani selaku Kepala Sekolah mengungkapkan besarnya sumbangsih Putera Sampoerna Foundation (PSF) dalam memajukan sekolahnya.
"Sebelum ada pelatihan (dari PSF), kami jujur, SD Perdana itu tidak dikenal. SD Perdana ini benar-benar ya sudah (tak dikenal), bahkan ketika ada rapat atau pertemuan apa, kita benar-benar tersisihkan. Benar-benar tidak ada namanya," cerita sang kepala sekolah dikutip dari berita CNN.
Dikutip dari adv.kompas.id, PSF sendiri menyampaikan pihaknya berkomitmen memajukan kualitas pendidikan di Kabupaten Sukamara yang salah satunya dengan pemberian pelatihan yang memadai melalui Lighthouse School Program (LSP). Program pelatihan tersebut dilakukan secara intensif selama tiga tahun dan telah disesuaikan dengan Kurikulum Merdeka.
Dari prestasi yang ditorehkan SD Perdana, Program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan perkebunan terbukti dapat memainkan peran signifikan dalam memajukan pendidikan di wilayah terpencil seperti Kabupaten Sukamara. Kontribusi PSF dalam memajukan SD Perdana Sukamara menunjukkan dampak positif dari program CSR dalam sektor pendidikan.
Kisah keberhasilan di atas bukan hanya sekadar prestasi akademis, tetapi juga merupakan bukti bahwa kolaborasi antara perusahaan dan institusi pendidikan dapat menghasilkan perubahan yang berarti dan berkelanjutan bagi masyarakat setempat. (AM)