Jurnal ini membahas risiko perubahan iklim terhadap budidaya kelapa sawit, terutama akibat kenaikan suhu, pola hujan yang tidak menentu, dan cuaca ekstrem yang dapat mengganggu produktivitas serta keberlanjutan jangka panjang. Studi ini bertujuan menelaah strategi adaptasi yang sekaligus berkontribusi pada mitigasi iklim. Dengan metode Systematic Literature Review berbasis PRISMA, penelitian menyaring 1.917 artikel dari ScienceDirect hingga diperoleh 49 artikel periode 2023–2025 untuk dianalisis. Temuan mengelompokkan strategi utama ke dalam agroforestri, pengelolaan tanah-air, inovasi genetik, pertanian digital, dan kerangka kebijakan. Banyak strategi memberi manfaat ganda, yakni meningkatkan ketahanan kebun sekaligus menekan emisi. Namun, biaya, kapasitas teknis, dan kesenjangan adopsi petani kecil masih menjadi tantangan. Implikasinya, tata kelola sawit perlu mengintegrasikan adaptasi dan mitigasi secara lebih kontekstual.