Jurnal ini membahas perkembangan telemedicine yang semakin dipengaruhi oleh teknologi baru, tetapi integrasinya dalam informatika kesehatan masih menghadapi tantangan efektivitas, keamanan data, dan keberlanjutan sistem. Studi ini bertujuan menelaah kontribusi teknologi emergen terhadap layanan telemedicine dan menyediakan sintesis bukti bagi akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan. Dengan metode Systematic Literature Review berbasis PRISMA, penelitian menganalisis 30 artikel Scopus periode 2020–2025 melalui pengodean tematik kualitatif. Temuan mengidentifikasi tujuh tema utama, yakni AI, IoT dan perangkat wearable, blockchain, komputasi awan, virtual dan augmented reality, tantangan interoperabilitas serta regulasi, dan model sistem hibrida. Teknologi tersebut berpotensi meningkatkan akurasi diagnosis, pemantauan pasien, keamanan data, dan efisiensi layanan, namun tetap memerlukan tata kelola etis, regulasi, dan kesiapan teknis yang kuat.