Trigliserida rantai menengah (MCT) berbeda dari lemak rantai panjang karena lebih cepat diserap dan dimetabolisme di hati. Studi ini meninjau 38 artikel ilmiah terbitan 2019–2026 untuk menilai pengaruh MCT dari minyak inti sawit terhadap oksidasi lemak, pembentukan badan keton, dan pengaturan nafsu makan. Hasilnya menunjukkan bahwa MCT cenderung meningkatkan pembakaran lemak dan termogenesis, mendorong ketogenesis tanpa pembatasan karbohidrat ketat, serta memperkuat rasa kenyang melalui perubahan hormon terkait nafsu makan. Besarnya efek dipengaruhi dosis, lama konsumsi, dan kondisi metabolik individu. Temuan ini mendukung pengembangan pangan fungsional dan kebijakan gizi berbasis bukti, tetapi masih memerlukan studi jangka panjang pada populasi yang lebih beragam.