Artikel ini membahas meningkatnya penggunaan Systematic Literature Review (SLR) sebagai metode sintesis pengetahuan lintas disiplin, sekaligus menyoroti tantangan metodologis yang muncul seiring pertumbuhan publikasi berbasis SLR. Penelitian bertujuan mengidentifikasi dan mengkategorikan berbagai masalah metodologis dalam studi SLR, khususnya pada meta-review dan review of reviews. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review terhadap artikel jurnal terindeks Scopus periode 2019–2025, dengan proses seleksi terstruktur hingga menghasilkan 37 studi yang dianalisis melalui sintesis tematik. Hasil penelitian menunjukkan enam tantangan utama, antara lain inkonsistensi strategi pencarian literatur, keterbatasan transparansi proses seleksi, kelemahan penilaian kualitas studi, masalah ekstraksi dan sintesis data, ketidakpatuhan pada standar pelaporan PRISMA, serta risiko bias kumulatif. Studi ini menekankan pentingnya penguatan standar metodologi dan transparansi penelitian agar SLR tetap kredibel sebagai dasar pengambilan keputusan berbasis bukti.