Artikel berikut mengkaji tantangan dan peluang pengelolaan lahan gambut yang berkelanjutan dalam perkebunan kelapa sawit di Asia Tenggara. Latar belakang penelitian ini berangkat dari meningkatnya konversi gambut untuk perkebunan yang memicu emisi karbon, penurunan permukaan tanah, dan kebakaran lahan. Penelitian bertujuan menyintesis strategi pengelolaan gambut yang mampu menyeimbangkan produktivitas ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 36 artikel ilmiah yang relevan, dengan analisis tematik terhadap aspek ekologis, kebijakan, dan sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengendalian muka air gambut, pencegahan kebakaran berbasis komunitas, perencanaan tata guna lahan, tata kelola kebijakan yang terkoordinasi, serta pemanfaatan teknologi pemantauan menjadi pilar utama pengelolaan berkelanjutan. Studi ini menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan gambut memerlukan integrasi antara pendekatan teknis, kelembagaan, dan partisipasi masyarakat untuk menjaga keberlanjutan ekosistem sekaligus mendukung stabilitas sektor perkebunan.